Rabu, 10 Maret 2010
Terakhir diperbarui : Kam, 18 Pebruari 2010 12:04.

Multimedia

Cover Repor...
Syukuran Ul...
Diskusi ten...
Banjir Bandang Istilah Asing: Di Mana Jati Diri Bangsa?
Ditulis oleh Tim LPDS   
Sabtu, 23 Januari 2010 19:45

Bahasa tidak sekadar susunan kata-kata, tetapi di dalamnya terkandung jati diri pemiliknya. Perkembangan penggunaan bahasa turut pula menentukan arah sebuah bangsa. Karena itu, banjir bahasa asing yang terbawa globalisasi harus disikapi secara hati-hati, kapan sebagai "lawan" atau "kawan" bagi bahasa sendiri. Di sini ada persoalan bagaimana warga bangsa Indonesia memahami kebudayaannya sebagai bagian dari enam miliar lebih penduduk dunia.

Seri lokakarya hari kedua untuk memperingati ulang tahun ke-21 LPDS memilih tema "Banjir Bandang Istilah Asing: Di Mana Jati Diri Bangsa?" yang digelar Rabu, 22 Juli 2009. Hadir sebagai pembicara Anton M. Moeliono (pakar bahasa), Arief Rachman (pakar pendidikan, ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO), dan Desi Anwar (wartawan senior Metro TV). Sedangkan Mulyo Sunyoto (wartawan Antara) sebagai moderator. Berikut transkripnya:

Mulyo Sunyoto (Moderator)

Lokakarya ini menghadirkan tiga pembicara: Pak Anton M. Moeliono, Desi Anwar, dan Pak Arief Rachman. Dari internet bisa diperoleh informasi mengenai ketiganya.

Jerome Samuel yang menulis disertasi berjudul Kasus Ajaib Bahasa Indonesia, Pemodernan Kosakata dan Politik Peristilahan menyebut Pak Anton sebagai tokoh penting politik bahasa Indonesia sejak awal tahun 1960-an. Ia menyatakan, disertasinya merupakan contoh kemampuan bahasa Indonesia memodernkan diri dengan mengembangkan sumber kekayaan sendiri. Pujian yang lebih pintar lagi, Pak Anton disebut tak menggunakan satu pun kata pungutan dan memakai istilah Indonesia yang kebanyakan neologisme ciptaannya sendiri. Belakangan neologisme yang diciptakan Pak Anton adalah wartamerta untuk menggantikan obituari.

 
  • Etika Media
  • Bahasa Media
  • Teknologi Multimedia
Menyikapi Persoalan Tayangan Infotainmen

article thumbnail

 ACARA INFOTAINMEN DARI SEGI DE JURE DAN DE FACTO.
Dilihat dari segi de jure:
1. Keberadaan acara infotainmen memilik [ ... ]


Liputan tentang Terorisme: Menjaga Kemerdekaan Pers yang Profesional

article thumbnail

I. PERAN PERS NASIONAL MEMENUHI HAK MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUIPemberitaan peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz- [ ... ]


Melindungi Identitas Anak PSK

article thumbnail

Saya rasa, panduan jurnalisme yang disyaratkan oleh Hanazaki sudah dipenuhi oleh Surya, kecuali judul-judulnya yang masi [ ... ]


Selengkapnya : Etika Media >>
Menuju Naskah Bebas Cacat

article thumbnail

Pengantar
Menyunting naskah merupakan salah satu tugas seorang redaktur. Setiap redaktur serius mau naskah hasil suntinga [ ... ]


Ragam Bahasa Boleh Bebas, tapi Aturan Harus Sama

article thumbnail

Bahasa adalah nyawa dalam setiap media massa, baik media cetak maupun elektronika. Bahasa sebagai alat komunikasi yang e [ ... ]


Sulitnya Mencari Parsel

article thumbnail

Parsel mulai menggeliat lagi ber samaan dengan dimulainya bulan puasa. Tahun ini berita ten tang parsel tidak segegap-ge [ ... ]


Selengkapnya : Bahasa Media >>
Teknologi Informasi Pendukung Liputan Bagi Wartawan

article thumbnail

Dalam tugas profesionalnya, wartawan di hadapan publik seringkali berada di posisi dilematis, yakni dinantikan sekaligus [ ... ]


Cras tempor quam

article thumbnail

Maecenas sed nunc a turpis scelerisque blandit. Fusce in dui a ligula aliquet accumsan. Etiam blandit sapien vel purus.  [ ... ]


Integer urna erat

article thumbnail

Donec rutrum, arcu et pretium sollicitudin, eros sem varius arcu, eu pretium diam nibh suscipit lacus. Nulla semper. Sed [ ... ]


Selengkapnya : Teknologi Multimedia >>
  • Jagat Wartawan
  • Media Cetak
  • Media Siaran
Perlindungan Wartawan di Daerah Konflik

article thumbnail

Sejak tahun enampuluhan pemikiran untuk memberikan perlindungan terhadap wartawan yang melakukan tugas di medan perang ( [ ... ]


Wartawan Perjuangan yang Murni dalam Lima Tahun

article thumbnail

Pembaca koran naik drastis di Amerika Serikat, tapi pembeli koran turun drastis. Demikian juga "pemirsa laptop" naik dra [ ... ]


Menolak Kriminalisasi Pers

article thumbnail

Layakkah seorang wartawan yang menjalankan profesinya seperti diamanatkan undang-undang, dan menerbitkan karyanya yang s [ ... ]


Selengkapnya : Jagat Wartawan >>
Melihat ke Dalam: Pers Indonesia Setelah Sepuluh Tahun Mereguk Kebebasan

article thumbnail

“... Were it left to me to decide whether we should have a government without newspapers, or newspapers without a gove [ ... ]


Mengapa Banyak Koran Baru

article thumbnail

Di zaman bikin surat kabar atau majalah tidak perlu izin apa pun seperti sekarang ini, apa sajakah motif seseorang mener [ ... ]


Masa Depan Media Cetak di Indonesia

article thumbnail

Optimisme bahwa media cetak di Indonesia masih terus bertahan dalam beberapa dekade ke depan mewarnai rapat antar penerb [ ... ]


Selengkapnya : Media Cetak >>
TV Nasional Disilakan Merajalela

article thumbnail

Menyelinap di himpitan gegap gempita perayaan akhir tahun, pemerintah diam-diam mengeluarkan peraturan menteri kominfo ( [ ... ]


Anak Haram Sejarah Penyiaran

article thumbnail

Radio komunitas telah lama menjadi bagian penting dalam sejarah penyiaran di Indonesia. Bahkan, semangat radio komunitas [ ... ]


Industri Televisi Kita

article thumbnail

Saat kampanye lalu, para calon presiden dan calon wakil presiden hampir tidak ada yang membicarakan perkembangan media,  [ ... ]


Selengkapnya : Media Siaran >>
Content View Hits : 4147