Minggu, 26 Mei 2019
Terakhir diperbarui : Tue, 22 May 2012 03:59.
LPDS : Reporter
Surat Pembaca Aseng Bagian Pers
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 22 Mei 2012 10:54
Oleh Atmakusumah


LBH Pers saat ini sedang mengadakan eksaminasi publik untuk membahas putusan kasasi Mahkamah Agung. Putusan itu mengukuhkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan Pengadilan Tinggi Jakarta tentang surat pembaca yang dimuat di media.

Penulis surat pembaca, Aseng—lengkapnya Khoe Seng Seng—adalah pemilik kios di pusat perdagangan Mangga Dua, Jakarta Utara. Ia dijatuhi hukuman penjara enam bulan dalam masa percobaan satu tahun karena dituduh ”menista” lewat surat pembaca di harian Kompas dan Suara Pembaruan.

Surat pembaca Aseng mengandung opini selain serangkaian fakta. Ia mengeluhkan ketidakjelasan informasi ketika membeli kios di pusat perdagangan Mangga Dua.

Sejak membeli kios itu pada 2003 dari PT Duta Pertiwi, ia tidak pernah mendapat keterangan bahwa status tanah tempat kios-kios dibangun adalah milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Saat memperpanjang sertifikat hak guna bangunan (HGB) yang berakhir 17 Juli 2008, barulah ia tahu kios-kios itu bukan ”HGB murni di atas tanah milik bersama” melainkan berstatus ”HGB di atas tanah dengan hak pengelolaan lahan (HPL) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta”.

 
Meliput Perubahan Iklim: Pakai jurnalisme berdaya gereget dan berdampak
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 18 April 2012 11:19

Oleh Warief Djajanto Basorie

 

Perubahan iklim mempunyai tiga sifat. Pertama, ia berdampak jauh dan luas. Ia tak mengenal tapal batas geografis dan politik. Semua manusia dan benda alam di semua kawasan dunia kena dampaknya.

Kedua, perubahan iklim merupakan isu lintas aneka bidang. Ia merupakan isu meteorologi dan isu perlindungan serta pengelolaan lingkungan. Ia menyentuh konservasi, keanekaragaman hayati, sumber daya alam. Cakupannya bisa juga menyertakan pendidikan lingkungan, pembangunan masyarakat serta pemberdayaan masyarakat. Masih bisa ditambah lagi dengan produksi dan konsumsi berkesinambungan, pemukiman berkelanjutan, hak asasi perempuan, dan peran aktif para pemimpin. Perubahan iklim berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan. 1

Ketiga, pengetahuan tentang perubahan iklim mengharuskan pemahaman tentang ragam istilah: Perubahan iklim, pemanasan global, gas rumah kaca, efek rumah kaca, antropogenik, adaptasi, mitigasi, emisi gas rumah kaca , deforestasi, gigaton, UNFCCC, COP/MOP, REDD, REDD Plus, LULUCF, Peta Jalan Bali.

Karena perubahan iklim merupakan tantangan krusial bagi kelanjutan hidup bumi dan masa depan kehidupan manusia dan alam di dalamnya, pemahaman dan pemecahan masalah perubahan iklim ini memerlukan pendekatan multidimensi.

 
Content View Hits : 548986